Sabtu, 03 Maret 2018

English Basic Grammar



Parts Of Speech


Pengertian Parts Of Speech


Parts of speech atau disebut juga kinds of word adalah bagian-bagian yang digunakan untuk membentuk suatu kalimat dalam bahasa inggris. Kalian pernah pakai noun, verb, adjective, dan lainnya dalam berkomunikasi bahasa inggris? Nah, noun dan sejenisnys itulah yang dinamakan parts of speech.
Macam-macam Parts Of Speech

1. Verb (Kata Kerja)

Ini adalah kata yang menyatakan suatu aktifitas atau kondisi. Berdasarkan fungsinya dalam kalimat, verb dibagi menjadi dua yaitu sebagai kata kerja bantu dan kata kerja utama. Kata kerja ada bantak sekali, beberapa contohnya adalah sebagai berikut: Be, Have, Do, Will, Can, Study, Speak, Love.

Contoh dalam kalimat:

·                     They are studying english.
·                     He can do this job.
·                     Dika speaks english well.

2. Noun (Kata Benda)

Kata benda adalah kata yang digunakan untuk menamai suatu benda baik abstrak maupun kongkrit. Abstrak itu benda yang tidak bisa dirasakan oleh indra manusia, contohnya adalah happiness, love, gas, air, dan sebagainya. Sedangkan kongkrit adalah kebalikannya contohnya adalah table, book, chair, boy, dan sebagainya.

Contoh dalam kalimat:

·                     I buy a book.
·                     She is beautiful girl.
·                     They have much money today.

No
Kata benda
In English
No
Kata benda
In English
1
Bandara
Airport
26
Sabun
Soap
2
Buku
Book
27
Kabel
Cable
3
Pria
Man
28
Bus
Bus
4
Wanita
Woman
29
Sepeda
Bicycle
5
Kebahagiaan
happiness
30
Mobil
Car
6
Udara
Air
31
Topi
Hat
7
Gas
Gas
32
Pesta
Party
8
Meja
Table
33
Dompet
Wallet
9
Kursi
Chair
34
Pintu
Door
10
Lemari
Cupboard
35
Jendela
Window
11
Cuaca
Weather
36
Tembok
Wall
12
Hari
Day
37
Kamar
Room
13
Bulan
Month
38
Kapal layar
Sailing boat
14
Tahun
year
39
Matahari
Sun
15
Komputer
Computer
40
Bola
Ball
16
Televisi
Television
41
Uang
Money
17
Tas
Bag
42
Gula
Sugar
18
Kayu
wood
43
Anak-anak
Children
19
Hutan
Forest
44
Ayah
Father
20
Tumbuhan
Vegetation
45
Ibu
Mother
21
Hewan
Animal
46
Kakek
Grandfather
22
Listrik
Electricity
47
Nenek
Grandmother
23
Langit
Sky
48
Istri
Wife
24
Petir
Thunderbolt
49
Suami
husband
25
sapu
Broom
50
Buah
Fruit

3. Pronoun (Kata Ganti)

Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan benda. Contohnya adalah I, you, we, they, it, he, she, her, him, them, me, us, your, their, our, my, dan masih banyak lagi.

Contoh dalam kalimat:

·                     I love her.
·                     Dea send me a parcel.
·                     This is our class.
·                     He kicked the ball.

4. Adjective (Kata Sifat)

Adjective adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), dan benda baik kongkrit maupun abstrak. Contohnya adalah beautiful, lazy, smart, sleepy, late, tired, delicious, tall, short, white, busy, red, dan sebagainya.

Contoh dalam kalimat:

·                     I was so busy last night.
·                     I love smart girl.
·                     He is angry with me.

5. Adverb (Kata Keterangan)

Adverb adalah kata yang berfungsi menerangkan kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau kata keterangan lainnya. Contohnya adalah always, often, very, quickly, beautifully, completely, well, enough, really, now, today, yesterday, likely, maybe, probably, dan sebagainya.

Contoh dalam kalimat:

·                     They often wear flat shoes.
·                     The room was good enough for me.
·                     I completely agree with you.
·                     She speaks really fast.

6. Conjuction (Kata Sambung)

Conjunction adalah kata atau kelompok kata yang berfungsi menghubungkan antar kata, frasa, klausa, atau antar paragraf. Contohnya adalah and, but, or, so, while, when, where, after, before, because, although, dan sebagainya.

Contoh dalam kalimat:

·                     Budi play music well, but he can’t sing.
·                     I will pick you up after I finish my job.
·                     Nobody knows where she lives now.

7. Preposition (Kata Depan)
Ada banyak sekali yang termasuk preposition, beberapa di antaranya adalah of, to, from, in, on, with, behind, because of, in spite of, despite, in front of, dan masih banyak lagi.

Contoh dalam kalimat:

·                     She comes from America.
·                     My house is in front of Budi’s house.
·                     Put it on the table, please!

8. Interjection (Kata Seru)

Interjection adalah kata pendek yang diucapkan untuk mengekspresikan sesuatu seperti emosi, kagum, kecewa, dan sebagainya. Contoh dari interjection adalah wow!, ach!, pardon!, sorry!, excellent!, wonderful!, amazing!, good!, well!, oh my god!, dan sebagainya.

Contoh dalam kalimat:

·                     Oh my god! Are you okay?
·                     Aww! It hurts!
·                     Sorry! I didn’t hear you.


Determiner



Pengertian Determiner


Yang dimaksud dengan determiner ini sebenarnya sangat simple, kalian pernah menggunakan the, a, an, this, that, many, little, dan sebagainya yang diletakkan di depan kata benda (noun) ketika berkomunikasi dalam bahasa inggris? Nah, itulah yang dimaksud dengan determiner. Simple ‘kan?

Jadi, determiner itu adalah kata atau sekumpulan kata yang berfungsi untuk memperjelas (atau membatasi) dari noun yang dimaksud, letaknya di depan noun tersebut. Misalnya gini, “I buy book.” dan “I buy a book.” Kalimat pertama noun (book) yang dimaksud tidak jelas, beli satu buku atau berapa? Beda dengan yang kedua, karena telah diperjelas dengan adanya determiner berupa “a”.

Tapi ingat ya, determiner tidak hanya memperjelas jumlah saja, tergantung determiner apa yang digunakan nantinya. Contoh lain: “I want smartphone.” dan “I want that smartphone.” Yang pertama, smarphone mana dan apa yang dimaksud? Kalau yang kedua kan sudah jelas, penggunaa determiner that menunjukkan smartphone yang dimaksudkan.

Macam-macam Determiner
Agar lebih mudah dalam memahaminya, determiner digolongkan menjadi beberapa macam, diantaranya adalah sebagai berikut:

Indefinite Article. Terdiri dari dua determiner, yaitu a dan an saja. Ini digunakan ketika noun yang dimaksud belum jelas, dalam artian lawan bicara belum paham konteks yang dibicarakan. Selain itu, penggunaan a dan an ini dibedakan menurut nounnya, jika suatu noun ketika diucapkan (pengucapannya) diawali dengan huruf hidup (a, u, i, e, o) maka menggunakan an, kalau tidak maka menggunakan a.


Contoh:

·                     I have a book.
·                     I have an apple.
·                     Dea sent me a parcel.
·                     I will go an hour later.
·                     I want to study at a university in France.
Definite Article. Hanya 1 determiner saja yaitu the. Digunakan ketika noun yang dimaksud sudah jelas, dalam artian lawan bicara paham akan konteks yang sedang dibicarakan.

Contoh:

·                     He kicked the ball.
·                     The dreams come true.
·                     We did the test yesterday.
·                     We are discussing the topic right now.
Baca selengkapnya tentang materi indefinite dan definite article di sini: Materi Articles.

Demontrative. Ada 4 determiner, yaitu this, these, that, dan those. This dan these bisa diartikan “ini”, jika tunggal menggunakan this, dan jika jamak menggunakan these. Sedangkan that dan those berarti “itu”, jika tunggal menggunakan that, dan jamak menggunakan those.

Contoh:

·                     I like this story.
·                     I like these stories.
·                     That book is mine.
·                     Those books are mine.
Possessive. Merupakan kata yang menunjukkan suatu kepemilikan. Ada beberapa determiner, diantaranya adalah my, your, her, his, its, their, dan our.

Sebagai contoh:

·                     I reported my project last night.
·                     She is getting dentist to check her teeth.
·                     Agus wants to get his toy taken.
·                     I can’t repair their car.
·                     This is our house.
Quantifier. Ini merupakan salah satu macam determiner yang menunjukkan suatu jumlah, kuantitas, atau besar-kecil sesuatu. Ada banyak sekali determiner, beberapa di antaranya adalah a few, several, many, every, a litle, much, most, all, a lots of, a lot, some, one, two, etc.. dan masih banyak lagi.

Contoh:


·                     They have much money today.
·                     A few students go dizzy.
·                     I read some books.
·                     I have two apples.
·                     I want to eat several apples.
·                     Give me a little water, please!
·                     All your books are on the table.
Pengertian Quantifier
Pada dasarnya yang dimaksud dengan quantifier adalah kata atau sekelompok kata yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu jumlah, kuantitas, ataupun bilangan, contohnya ada banyak seperti many, much, several, some, dan masih banyak lagi.


AUXILARY VERB

Auxiliary verb adalah kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama) di dalam suatu kalimat untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut. Auxilary verb disebut juga kata kerja bantu.
Kata kerja pembantu ini terdiri dari primary (be, do, have) dan modal auxiliary verb (can, could, may, might, will, would, shall, should, must, ought to).
untuk lebih jelasnya kita pilah sebagai berikut:
I. Primary :
A. Be (Tobe)
            Tobe dalam bentuk present, yaitu : "am," "is" dan "are"
            Tobe dalam bentuk Past (lampau), yaitu : "was" dan "were"
Am, Is, Was yang merupakan singular verb digunakan pada singular subject (seperti: IsheheitAndi, dan the cat) kecuali “you”, sebaliknya Are, were yang merupakan plural verb digunakan pada plural subject (seperti: youtheyweAndi and Susi, dan the cats).
untuk lebih jelasnya penggunaan "Tobe" ini harus disesuaikan dengan subjek kalimatnya, lihat tabel berikut :
Subjek
Tobe present
Tobe past
I
Am
Was
He , Budi
Is
Was
She, Wati
Is
Was
It, the book
Is
Was
We, you and me
Are
Were
They, the books
Are
Were
You, you all
Are
Were

a.1. Fungsi Tobe
Fungsi "Tobe" diantaranya adalah :
1. Membentuk kalimat Nominal
 yaitu kalimat yang predikatnya bukan kata kerja utama (main verb) melinkan menggunakan "Tobe", dengan pola kalimat :
Subjek + Tobe + Noun (kata benda)/Adjective (kata sifat)/Adverb (kata keterangan)
 Contoh kalimat :
·         I am the student       / I was the student  ( saya seorang pelajar)
·         she is happy              / she was happy      (dia (Pr) bahagia)
·         They are here                        / They were here     (mereka disini)


1. Digunakan dalam Kalimat Pasif (Passive voice)

Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject kalimat tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi atau ditindaklanjuti (receiver of action) oleh agent lain (doer of action) baik disebutkan ataupun tidak. kalimat pasif biasanya memiliki makna "di": atau "ter". Subjek dari kalimat Pasif adalah objek dari kalimat aktif dan sebaliknya.
Pola umum Passive voice :
Subjec + auxiliary verb + Verb III (Past participle)

Contoh :
The red velvet recipe is used by many people.
(Resep red velvet tsb digunakan oleh banyak orang.)
Large amounts of meat and milk are consumed by many people in the countries.
(Sejumlah besar daging dan susu dikonsumsi oleh banyak orang di negara-negara tsb.)
The books were edited by Beatrice Sparks.
(Buku tsb disunting oleh Beatrice Sparks.)
The flag ceremony was held by SMAN 1 Suranenggala on Monday morning.
(Upacara bendera diadakan oleh SMAN 1 Suranenggala di senin pagi)

1. Digunakan dalam Kalimat Present Continuous Tense / Past Continuous Tense

Present continuous tense atau present progressive tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan aksi yang sedang berlangsung sekarang (present) atau rencana di masa depan (future).
Rumus kalimatnya adalah :

S + be (am/is/are) + V-ing (present participle)

contoh :
The ships are sailing
S + be (am/is/are) + not + V-ing (present participle)

contoh :
The ships are not sailing
be (am/is/are)+ S + V-ing (present participle)
contoh :
Are The ships sailing?

Past continuous tense atau past progressive tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.

Rumus kalimatnya adalah :

S + be (was/were) + present participle (v-ing)

contoh :
The team was running
The workers were queuing
S + be (was/were) + not + present participle (v-ing)

contoh :
The team was not running
The workers were not queuing

be (was/were) + S + present participle (v-ing)?
contoh :
was The team running ?
were The workers queuing?

B. Auxiliary "do", "does" dan "did"
Apa sih, Auxiliary "do", "does" dan "did" itu ?
Auxiliary "do", "does" adalah kata kerja bantu yang digunakan dalam pola kalimat Simple Present tense pada kalimat negatif dan interogative bentuk kalimat verbalnya. Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya menggunakan kata kerja Utama (main verb), sedangkan kalimat Nominal sudah diterangkan dimuka pada pembahasan "Tobe".
Sementara  Auxiliary "did" digunakan pada pola kalimat Simple Past Tense dalam kalimat negatif dan interogative-nya di kalimat verbalnya.
b.1. Simple present tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi pada saat ini.
pola Kalimat :
(+)
S + V-1
S +/- auxiliary (do/does) + bare infinitive
She likes eating out
The like eating out
(-)
S + auxiliary (do/does) + not + bare infinitive
She doesn’t like eating out
They don't liken eating out
(?)
Do/Does + S + bare infinitive
Does she like eating out?
Do They like eating out?
 Bare Infinitive = Kata kerja dasar yang belum mendapatkan imbuhan
Note :  Auxilyary "do" dipasangkan dengan subjek They, we, I dan You. sedangkan Auxiliary "does" dipasangkan dengan subjek He, she, it.
b.2 Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.
pola Kalimat dan contohnya :
(+)
S + Verb-2 (past tense)
The teacher came
(-)
S + did + not + bare infinitive
The teacher didn’t come
(?)
Did + S + bare infinitive
Did the teacher come?

note : auxiliary "did" digunakan untuk semua subjek kalimat dalam simple past tense.
C. Auxiliary "have", "has" dan "had"
Auxiliary "have", "has" digunakan pada pola kalimat Present perfect tense, sementara Auxiliary "had" digunakan pada pola kalimat Past perfect tense.
C.1.  Present perfect tense 
Present perfect tense adalah suatu tense yang menggambarkan suatu kejadian yang terjadi sebelum satu spesifik waktu di masa lalu tetapi masih berlanjut sampai sekarang. Tense ini terdiri dari gabungan aspek perfect (sebelum satu spesifik waktu di masa lampau) dan bingkai waktu present (masa sekarang).
Selain itu, tense ini juga bisa menggambarkan suatu kejadian yang dimulai dan berakhir di masa lampau tetapi efeknya masih dirasakan sampai saat sekarang. Lebih singkatnya, tense ini digunakan sebagai penghubung antara masa lalu dan masa sekarang.
pola kalimatnya:
(+)
I/You/We/They + have + verb 3
· He/She/It + has + verb 3

They have lived in Jakarta for a long time
· He has learned English for one year
(-)
 I/You/We/They + have + not + verb 3
· He/She/It + has + not + verb 3
They have not lived in Jakarta for a long time
· He has not learned English for one year

(?)
Have + I/You/We/They + verb 3?
· Has + He/She/It + verb 3?
Have they lived in Jakarta for a long time?
· Has he learned English for one year?

C.2.  Past perfect tense 
Past perfect tense adalah suatu bentuk kalimat masa lampau untuk menyatakan kejadian yang terjadi dan selesai pada masa lampau, sebelum kejadian lainnya. Misalnya, A terjadi dan selesai sebelum B terjadi. A dan B ini merupakan kejadian yang terjadi di masa lampau. A disinilah yang dinyatakan dalam bentuk past perfect tense.
(+)
S + Had + Verb3 (Past participle)
My father had slept before I came.
(Ayahku sudah tidur sebelum aku datang.)
(-)
S + Had not + Verb3 atau S + Hadn’t + Verb3
My father had not slept when I came.
(Ayahku belum tidur ketika saya datang.)
(?)
Had + S + Verb3 (Past participle)
Had my father slept when I came?
(Apakah ayah saya sudah tidur ketika saya datang?)

D. Auxiliary "Modal"
Modal Auxiliary verb adalah kata yang ditempatkan sebelum main verb (kata kerja utama) untuk memodifikasi makna dari kata kerja utama tersebut.
Fungsinya untuk mengekspresikan willingness (kemauan) atau ability(kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan). Kata kerja bantu ini antara lain: cancouldmaymightwillwouldshallshouldmust, dan ought to (phrasal modal verb).
Beberapa Fungsi dan Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb
Fungsi
Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb
Can digunakan untuk menyatakan ability(kemampuan)
You can buy anything with your money but you can not buy love.
(Kamu dapat membeli apapun dengan uangmu tapi kamu tidak dapat membeli cinta)
Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission)
Can I borrow your car for one night?
(Bisakah saya meminjam mobilmu selama satu malam?)
Could digunakan untuk menyatakan ability(kemampuan) dimasa lalu (past).
You could run faster than me two years ago.
(Kamu dapat berlari lebih cepat dari saya dua tahun lalu.)
Modal verb ini dapat digunakan untuk meminta izin (permission) untuk melakukan sesuatu dimasa lalu (past) atau masa depan (future).
Could I use your computer to print and scan?
(Bolehkah saya memakai komputermu untuk print dan scan?)
May
May untuk menyatakan possibility(kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future).
He may work out and consume healthy food every day.
(Dia mungkin berlatih dan mengonsumsi makanan sehat setiap hari.)
You may forget the embarassing incident tomorrow.
(Kamu mungkin melupakan insiden memalukan itu besok.)
Modal verb ini untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb can.
May I go home now?
(Bolehkah saya pulang sekarang?)

Might
Sama seperti maymodal verb ini digunakan untuk menyatakan possibility (kemungkinan) dimasa sekarang (present) dan masa depan (future)[1].
Might dapat ditambahkan 
primary auxiliary verb have untuk menyatakan probabilitydimasa lalu (past). Modal verb ini digunakan untuk menyatakan hypothetical situation yang terbukti tidak terjadi[2], lain halnya dengan may yang belum terbukti[3].
You might forget the embarassing accident tomorrow.[1]
The doctor might have warned you not to eat red meat.[2]
(Dikatakan setelah diketahui fakta: The doctor has not warned–Dokter belum melarang.)
The doctor may have warned you not to eat red meat.[3]
(Faktanya: belum diketahui)
Might merupakan bentuk past dari may dimana digunakan untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada modal verb could. Dibanding mayMight lebih tentatif (tidak pasti) kejadiannya.
If I have cleaned the room, might I play with my friend?
(Jika saya sudah membersihkan ruangan, bolehkah saya main dengan teman?)
Will untuk menyatakan willingness (kemauan). Willingness dapat diungkapkan dalam conditional sentence type 1 maupun invitation(undangan/ajakan).
will help you if you help yourself first.
(Saya akan membantumu jika kamu membantu dirimu sendiri dulu.)
Will you marry me?
(Maukah kamu menikah dengan saya?)
Modal verb ini untuk membuat keputusan secara spontan/tanpa rencana (simple future tense).
I’ll give you a glass of water.
(Saya akan memberimu segelas air.)
I think I’ll change my appearance.
(Saya pikir saya akan merubah penampilan.)
Will untuk membuat prediksi.
The sandstorm will come tonight.
(Badai pasir akan datang nanti malam.)
Sama seperti willmodal verb ini dapat digunakan untuk menyatakan willingness(kemauan), namun lebih polite (sopan).
Would you like to see my craft?
(Maukah kamu melihat kerajinan tanganku?)
Modal verb ini menyatakan sense of probability(kemungkinan).
He would be free tonight.
(Dia akan kosong nanti malam.)
Would dipadukan dengan auxiliary have untuk membentuk conditional sentence type 3Would disini untuk menyatakan tindakan yang ingin dilakukan dimasa lalu.
If you had remembered to invite me, I wouldhave attended your party.
(Jika kamu ingat mengundang saya, saya menghadiri pestamu.)
Shall
Shall [British English][1] digunakan untuk menyatakan simple future seperti halnya willnamun hanya digunakan pada first person(orang pertama) I dan weShall [US English][2]jarang digunakan selain untuk polite questionuntuk first person.
We shall overcome it someday.[1]
(Kita akan mengatasinya suatu hari nanti.)
Shall we pay a call him?[2]
(Haruskah kita menjenguknya?)
Shall I give you some advice?[2]
(Haruskah saya memberimu beberapa nasehat?)
Modal verb ini untuk menyatakan obligation(kewajiban) pada formal situation (yang dapat berupa legal document maupun pada saat meeting. Pada situasi ini, baik second maupun third person dapat digunakan dengan modal verb ini.
The Human Resource manager shall report the employee performance.
(HR manager harus melaporkan performansi karyawan.)
Should
Should untuk memberi suggestion (saran) atau advice (nasehat).
You should see the doctor.
(Kamu harus ke dokter.)
We should meet more often.
(Kita harus bertemu lebih sering.)
Must
Must dipadukan dengan not untuk menyatakan prohibition (larangan)
You mustn’t give up.
(Kamu tidak boleh menyerah.)
Modal verb ini mengekspresikan obligation(kewajiban) atau necessity (kebutuhan).
We must go to bed now.
(Kita harus tidur sekarang.)
Ought to
Ought to digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau tepat
ought to wear high quality running shoes.
(Saya harus menggunakan sepatu lari berkualitas tinggi.)
We ought to select the best candidate for the job.
(Kita harus memilih kandidat terbaik untuk pekerjaan tsb.)



Phrase (Frasa)

Pengertian Phrase

Phrase adalah kelompok kata yang saling berkaitan namun tidak mengandung unsur subject dan verb.

Beberapa Macam dan Contoh Kalimat Phrase

Pengertian
Contoh Kalimat Phrase
Noun phrase merupakan frasa antara noun (pronoun atau number) dan satu atau lebih modifier (c/ determiner, adjective, participle).
·         my book, the next page, special someone
·         Are you waiting special someone?
(Kamu sedang menunggu orang spesial?)
Adjective phrase merupakan frasa yang terdiri dari adjective dan modifierdeterminer, dan/atau intensifier.
·         angry with you, very beautiful
·         Never have I been angry with you.
(Aku tidak pernah marah denganmu.)
Adverb phrase merupakan frasa yang terdiri dari adverbdengan qualifier (c/ too, very, so) atau berupa prepositional phrase atau infinitive phrase.
·         very good, during the hurricane
·         The people couldn’t do anything during the hurricane.
(Orang-orang tidak dapat melakukan apapun selama badai.)
Prepositional phrase merupakan gabungan antara prepositiondengan object dan berfungsi sebagai adverb.
·         at school, because of rain, between you and me
·         There is distance between you and me.
(Ada jarak antara kamu dan aku.)
Clause (Klausa Bahasa Inggris)

Pengertian Clause

Clause adalah kelompok kata yang mengandung subject dan predicate.

Dependent Clause

Dependent clause mengandung subject dan predicate  namun tidak dapat mengungkapkan suatu pikiran yang utuh karena klausa ini diawali oleh suatu kata (subordinator) yang menyebabkan makna dari klausa tersebut menggantung. Klausa ini harus dihubungkan (membentuk complex sentence) atau disatukan dengan independent clause  untuk menjadikannya “make sense” atau dapat dipahami maknanya sebagai kalimat yang utuh. Ada tiga dependent clause dasar, yaitu: noun clauseadjective clause, dan adverbial clause. Penjelasan singkat dan contohnya sebagai berikut.
Macam Clause dan Penjelasan
Contoh Kalimat
Klausa ini berfungsi seperti noun atau pronoun(subject, subject complement, object) di dalam suatu kalimat.
That today is my birthday is not right.
(Tidak benar bahwa hari ini ulang tahun saya.)
Baik adjective, maupun adverbial clausedigunakan bersama independent clause(berperan sebagai main clause) untuk membentuk complex sentenceAdjective clauseberperan seperti adjective yang menerangkan noun atau pronoun pada main clause, sedangkan adverbial clause menerangkan verbadjective, atau adverb pada main clause.
People who chew well may have healthy digestion.
(Orang yang mengunyah dengan baik mungkin punya pencernaan yang sehat.)
You were sleeping when she arrived.
(Dia tiba ketika kamu sedang tertidur.)

Elliptical Clause

Elliptical clause adalah dependent clause yang satu atau lebih elemen penyusunnya dihilangkan karena dianggap sudah dimengerti (understood). Biasanya elemen yang dihilangkan berupa subject dan/atau verb atau relative pronoun.

Contoh Elliptical Clause:

When you are in love, keep your mind sharp. (Ketika jatuh cinta, jaga pikiranmu tetap tajam.)



Sentence (Kalimat)

Pengertian Sentence

Sentence (kalimat) adalah suatu konstruksi grammatical yang mengandung suatu pikiran yang utuh.
Sentence terbentuk dari satu atau lebih clause, dimana paling tidak ada satu independent clause (terdiri atas subject dan predicate). Sentence diawali oleh huruf kapital dan diakhiri oleh full stop (titik), exclamation mark (tanda seru), atau question mark (tanda tanya).
Sentence Patterns
Suatu independent clause tersusun dari subject dan predicate. Ada banyak kemungkinan kombinasi subject dan predicate (sentence pattern ~ pola kalimat) yang dihasilkan. Berikut beberapa diantaranya:
·         subject + verbtransitive + direct object (I just sent an email.)
·         subject + verbtransitive + indirect object + direct object (I just sent you an email.)
·         subject + verbintransitive +/- adverb (He speaks slowly.)
·         subject + linking verb + noun/adjective (He is a scientist.)
Sentence Types
Sentence types (tipe-tipe kalimat) dapat dibedakan berdasarkan struktur atau penggunaannya. Berdasarkan strukturnya, sentence dapat dikelompokkan menjadi:
·         simple sentence (terdiri dari satu independent clause): The ship arrives late.
·         compound sentence (terdiri dari dua atau lebih independent clause): I borrowed him the book, but he didn’t read it.
·         complex sentence (terdiri dari satu independent clause dan satu atau lebih dependent clause): I was sleeping when you called.
·         compound-complex sentence (kombinasi compound dan complex sentence)
Sedangkan berdasarkan penggunaannya, sentence dapat dikategorikan menjadi:
·         declarative sentence (untuk membuat pernyataan): The weather is cold.
·         interrogative sentence (untuk membuat pertanyaan): How far is the grocery store from here?
·         exclamatory sentence (untuk mengungkapkan perasaan yang kuat): How cruel you are!
·         imperative sentence (untuk memerintah, memberi petunjuk, atau meminta): Let me think about it.

Problems: Sentence Fragment & Run-On Sentence

Sentence fragment dan run-on sentence adalah masalah-masalah pada topik sentenceSentence fragment merupakan incomplete sentence (kalimat yang tidak lengkap ) namun beraksi seakan-akan complete sentence.

Contoh Sentence Fragment:

Because I enjoy cooking.
koreksi: hilangkan “because” agar makna kalimat menjadi utuh.
Sedangkan run-on sentence terdiri dari dua atau lebih independent clause namun tidak terhubung dengan benar.

Contoh Run-On Sentence:

The test begins in a few minutes (you) get your pen and paper ready.
koreksi: The test begins in a few minutes. Get your pen and paper ready.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar